Jumat, 15 Februari 2019

PMII Deklarasi Pemilu Damai Tolak Pemimpin Yang Provokasi Dan Sebar Berita Hoax

Pose bersama pengurus PMII, Wakapolda NTB, Perwakilan Kebangpoldagri dan Korem 162/WB
matantb.com-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia menggelar deklarasi damai menolak ujaran kebencian, aksi provokasi serta berita hoax yang di gelar di Asrama Haji Narmada, Jum'at (15/2). 

Ketua PKC PMII region Bali Nusra Aziz Muslim mengatakan penyebaran hoax serta ujaran kebencian sudah mulai meresahkan. Terlebih menjelang pilpres frekwensi ujaran kebencian dan penyebaran berita hoax sangat masif. PMII ujar Aziz siap menjadi garda untuk menangkal berita hoax serta ujaran kebencian dan siap mendukung terciptanya pemilu damai.

"Kami dengan tegas menolak ujaran kebencian dan penyebaran berita hoax, dan kami mendukung penuh terjaganya kesatuan negara ini, khusus pilpres kami mendukung terciptanya pemilu damai," paparnya.

Sementara Wakapolda NTB Kombes Pol Drs Tajuddin, yang menghadiri acara tersebut mengatakan menjadi tanggung jawab semua pihak untuk menjaga NKRI. Dia juga berharap PMII dalam mengambil peran merawat bangsa.

“Semua elemen bangsa wajib mengamankan Indonesia. Tugas kita supaya jangan sampai negara kita ini timbul hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat begitu beratnya para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kita harus ikut mengamankan, menjaga,” ucapnya.

Dia juga tidak menampik adanya ideologi yang dilarang pemerintah seperti HTI, masih diam-diam beraktivitas. Dia berharap semua pihak dapat menjaga bangsa ini dari pengaruh ideologi terlarang.

“Pemersatu kita adalah Pancasila. Sekarang masih ada yang mencoba mengganti dasar negara kita,” terangnya.

Acara tersebut juga diisi dengan pernyataan sikap PMII NTB mendukung pelaksanaan pemilu yang kondusif dan bebas ujaran kebencian.(RZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar