Kamis, 14 Februari 2019

Kunjungi NTB, Hj. Titiek Soeharto Himbau Kader Berkarya Tidak Menyebarkan Hoax

Hj. Titiek Soeharto Membrikan Arahan  dan Motivasi Kepada Kader Partai Berkarya, Rabu (13/2)

Mataram /matantb.com- Dewan pembina partai Berkarya Hj. Titiek Soeharto berkunjung ke NTB. Kedatangannya ke NTB merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke seluruh indonesia, guna menyerap aspirasi dari masyarakat, terutama persoalan yang dihadapi oleh kader partai berkarya.

Dalam tatap muka bersama kader partai Berkarya dan relawan Prabowo-Sandi, Hj. Titiek Soeharto memberikan arahan dan semangat kepada para kader partai, dan juga melakukan konsolidasi ke DPW Partai Berkarya NTB seberapa jauh kesiapan dari caleg - caleg kita untuk bisa memenangkan pileg kedepan ini," kata Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Siti Hediati Hariyadi atau biasa disapa Titiek Soeharto di Mataram, Rabu (13/2).

Ia mengungkapkan target nasional 4 persen harus didapat. "Kita tidak mau muluk-muluk untuk setiap dapil 1 kursi tapi yang penting kita harus lolos 4 persen ambang batas. Di NTB targetnya minimal 1 kursi, setiap dapil mendapatkan kursi kemudian DPRD Kabupaten/ Kota insha Allah kita mendapatkan suara yang banyak," sambungnya.

Ia menyatakan tahun 2014 sebelum ada Sandiaga Uno, perolehan di NTB 76 persen suara untuk prabowo. Ia yakin dengan wapres yang begitu enerjik dan banyak membantu Prabowo, perolehan suara akan meningkat.

"Kita yakin aja bahwa rakyat NTB ingin perubahan karena kita sudah terlalu lama dengan keadaan seperti ini, Saya percaya rakyat Ntb," ucapnya.

Ia menyayangkan jika saat ini TV tidak berpihak kepadanya. Namun melalui medsos sebagai senjata utama membuatnya tidak berkecil hati.

"Sekarang karya TV tidak berpihak kepada kita, jadi ya senjata utama yang bisa kita pakai adalah medsos," ujarnya.

Ia meminta siapa saja terlebih pendukungnya untuk tidak menebar hoax yang bisa menyesatkan.

"Baik dari kubu kita maupun kubu lawan supaya tidak menyebar hoax yang menyesatkan masyarakat. Kita harapkan pemilu ini merupakan pemilu yang jujur dan adil untuk kita semua, baik itu untuk penyelenggaranya dan juga bagi pemilihnya, harus jujur," tutupnya.(cr@wan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar