Jumat, 08 Februari 2019

Bea Cukai Mataram Jalin Kerjasama Dengan Media Massa


Mataram / Matantb.com - Kantor Bea Cukai Mataram, membina hubungan kerjasama yang baik dengan media massa, melalui pertemuan yang digelar, Kamis (7/2/2019).

Kepala Bea Cukai Mataram, M. Budi, menegaskan pertemuan para wartawan dari media cetak dan elektronik TV dan Radio, serta online ini sebagai langkah awal, untuk menjalin silaturrahmi dengan kalangan wartawan sekaligus menjajaki peluang-peluang kerjasama  yang saling menguntungkan.

Diakui media massa, memberikan andil besar, bagi suksesnya pelaksanaan tugas Bea Cukai, baik pengawasan, penegakan hukum, pelayanan maupun optimalisasi pemerimaan negara dibidang kepabeanan dan cukai sesuai ketentuan peraturan perundang-undang.

Empat fungsi Kantor Bea Cukai adalah Rade Facilitator (memfasilitasi Perdagangan), Industrial Asistence (melindungi industry dalam negeri dari persaingan tidak sehat industry sejenis dari luar negeri), Community Protector (melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya), dan Revenue Colector (memungut bea masuk, bea keluar, serta cukai).

Tugas dan fungsi Ditjen Bea Cukai ini,menurut M. Budi, tentunya dapat  diketahui masyarakat, dengan merintis kerjasama yang baik dengan media massa dan didukung dinas instansi terkait lainnya.

“Setiap hasil pelaksanaan tugas bea cukai dapat di ekspose media, sehingga masyarakat mengerti dan paham tentang tugas ini. Media massa juga diberikan ruang untuk bisa mengkritisi terhadap kinerja kami,” ujar M. Budi.

Dengan kerjasama ini, Kantor Bea Cukai Mataram, nantinya dapat mendapatkan feedback atau umpan balik dari masyarakat.

Salah satu contoh, di Bandara Internasional ZAM Lombok Tengah, Bea Cukai melakukan pengawasan  terhadap  barang-barang bawaan penumpang pesawat dari luar negeri, salah satunya berupa Hand phone.

“Contoh Handphone yang dibeli dari luar negeri dan dibawa masuk ke Indonesia, tentu dibatasi sebanyak 2 buah, lebih dari itu akan disita. Hal ini sesuai undang-undang untuk melindungi persaingan produk dalam negeri,”jelasnya.

Namun sebelum dilakukan penyitaan, penumpang yang membawa barang tersebut ditawarkan oleh petugas Bea Cukai, untuk dikirim kembali keluar negeri. Jika tidak diurus, maka dalam waktu tertentu, pihak Bea Cukai akan melaku  proses penyitaan barang tersebut  menjadi barang milik negara. (Eka)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar